Skip to content
Juli 30, 2010 / rismaka

Sebuah Kampanye Penyelamatan Lingkungan

green-earth

Saya menemukan tulisan yang menarik tentang kampanye penyelamatan lingkungan di blognya Eko Pras dengan judul Aksi Nyata Penyelamatan Lingkungan. Saya pribadi sangat setuju dengan keempat poin yang disebutkan, terutama poin pertama, bahwa untuk menyelamatkan lingkungan harus dimulai dari diri sendiri dahulu. Berikut kutipannya.

Kampanye penyelamatan lingkungan sepertinya telah menjadi makanan sehari-hari sebagian masyarakat. Ada yang semangat, meresponnya dengan cepat. Namun ada pula yang biasa saja atau bahkan cuek, tidak peduli apapun yang terjadi.

Anda termasuk golongan yang mana? Saya yakin Anda termasuk orang yang peduli untuk menyelamatkan lingkungan, menyelamatkan bumi. Buktinya, Anda sekarang dengan baik hati membaca artikel ini. Terima kasih banyak atas kepeduliannya.

Ada satu hal yang menjadi catatan penting, dalam upaya penyelamatan lingkungan, yaitu aksi nyata. Karena kampanye yang digulirkan tidak akan ada manfaatnya, kalau pun ada manfaatnya sangat sedikit, tanpa diimbangi oleh aksi nyata penyelamatan lingkungan.

Apa yang bisa dilakukan? Anda tidak usah berpikir muluk-muluk, misalnya Anda bertekad untuk menanam pohon 10 hektar atau 1 milyar pohon, membersihkan danau toba, menambal lapisan ozon yang bocor. Cukuplah, menukil perkataan Aa Gym, mulai dari diri sendiri, mulai dari yang kecil, dan mulailah sekarang juga.

save-our-planet

Diri Anda Sendiri

  • Biasakanlah untuk memakai bahan yang ramah lingkungan. Hindari pemakaian bahan yang tidak mudah teruraikan, seperti plastik, kaleng dan botol kaca.
  • Biasakan untuk membuang sampah dengan benar, pada tempat yang disediakan. Pisahkan sampah organik dan anorganik, untuk selanjutnya dapat diproses sesuai peruntukkannya.
  • Biasakan hidup sehat dengan berjalan kaki atau naik sepeda, mengurangi pemakaian sepeda motor dan mobil pribadi.

Lingkungan Keluarga

  • Hemat energi listrik. Gunakan listrik jika diperlukan saja, itu pun secukupnya. Matikan lampu jika tidak begitu diperlukan. Gunakan peralatan elektronik yang hemat energi.
  • Hemat air. Gunakan air seperlunya. Jangan biarkan air tumpah dari bak mandi atau ember karena penuh, tidak muat lagi. Bagi Anda yang suka berlama-lama di kamar mandi, kurangi pemakaian airnya, jika cukup mandi dengan satu ember mengapa harus menguras bak mandi.
  • Manfaatkan pekarangan yang dimiliki untuk ditanami pohon, apalagi jika memiliki pekarangan yang cukup luas. Bagi Anda yang tanahnya pas-pasan, minimal peliharalah bunga dalam pot. Selain bisa menambah keindahan, bisa untuk mengurangi polusi.

Di Kantor

  • Sama halnya dengan lingkungan keluarga, menghemat penggunaan energi listrik, air dan BBM lainnya, serta manfaatkan tanah atau halaman dengan menanam pohon maupun tanaman hias lainnya.
  • Biasakan untuk menghemat ATK, seperti pemakaian kertas dan printer.

Lingkungan Sekitar

  • Anda bisa bekerjasama dengan tetangga rumah lainnya untuk mengelola sampah organik maupun anorganik. Menanam pohon di sepanjang tepi, kanan-kiri jalan.

Sederhana, bukan? Tentunya masih banyak yang lainnya. Anda bisa menambahkan dan bertukar pengalaman, aksi-aksi nyata yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan lingkungan. [Penulis: Eko Pras – Aksi Nyata Penyelamatan Lingkungan]

Nah, bagaimana dengan anda? Apakah anda akan turut mengkampanyekan penyelamatan lingkungan ini? Bila iya, mulailah dari diri sendiri dahulu, setelah itu edukasi kepada keluarga. Jangan lupa, kampanyekan pula di tempat anda bekerja, serta di lingkungan sekitar rumah anda. Mari selamatkan bumi kita.

  1. Cahya / Jul 30 2010 3:58 am

    Botol kaca apa juga termasuk ya? Saya rasa itu alternatif yang lebih baik daripada botol plastik. Karena bisa dipakai berulang kali dengan pembersihan. Dan jika masuk ke dalam sampah bumi tanpa sengaja, ia seperti batu.

    Satu dekade yang lalu, banyak pantai memiliki permata berkilau, yaitu batu-batu kecil yang diasah halus dari pecahan kaca oleh siklus alam, terlihat cantik dan menarik. Tapi sekarang sudah jarang dijumpai karena kebanyakan botol sudah tergantikan oleh plastik yang lebih menguntungkan industri.

    • rismaka / Jul 30 2010 4:14 am

      Mas cahya, Ya, memilih botol kaca daripada botol plastik juga termasuk upaya untuk mencegah kerusakan lingkungan, karena kaca/gelas pada dasarnya adalah mineral tanah juga (kristal pasir).

      Tapi penggunaan botol kaca akhir-akhir ini dinilai juga menyebabkan polusi, yaitu polusi pemandangan. Karena kurangnya upaya daur ulang, sehingga menyebabkan tumpukan botol yang menumpuk dan tidak sedap dipandang. Pecahan kaca yang dibuang sembarangan juga dapat menyebabkan orang terluka bila menginjaknya.

  2. rizky aulia / Sep 18 2010 7:33 pm

    tertarik dengan hal2 ilmiah yang berhubungan dengan ilmu kedokteran dan ilmu astronomi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: