<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Dunia Flora dan Fauna</title>
	<atom:link href="http://floradanfauna.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://floradanfauna.wordpress.com</link>
	<description>Blognya Pecinta Alam, Hewan, dan Tumbuhan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Jan 2012 00:34:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='floradanfauna.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Dunia Flora dan Fauna</title>
		<link>http://floradanfauna.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://floradanfauna.wordpress.com/osd.xml" title="Dunia Flora dan Fauna" />
	<atom:link rel='hub' href='http://floradanfauna.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Benarkan Ikan Oarfish Mampu Mendeteksi Gempa Besar?</title>
		<link>http://floradanfauna.wordpress.com/2011/05/21/benarkan-ikan-oarfish-mampu-mendeteksi-gempa-besar/</link>
		<comments>http://floradanfauna.wordpress.com/2011/05/21/benarkan-ikan-oarfish-mampu-mendeteksi-gempa-besar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 May 2011 01:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rismaka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ikan Air Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Info Flora Fauna]]></category>
		<category><![CDATA[gempa]]></category>
		<category><![CDATA[ikan]]></category>
		<category><![CDATA[monster]]></category>
		<category><![CDATA[naga]]></category>
		<category><![CDATA[oarfish]]></category>
		<category><![CDATA[pendeteksi gempa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://floradanfauna.wordpress.com/2011/05/21/benarkan-ikan-oarfish-mampu-mendeteksi-gempa-besar/</guid>
		<description><![CDATA[Bencana tsunami besar melanda pantai timur Jepang pada 11 Maret 2011 silam. Bencana itu terjadi setelah sebuah gempa dahsyat dengan kekuatan 8,9 Skala Richter. Sistem keamanan darurat Jepang, saat terjadi tsunami, tampak bekerja dengan bagus memberi peringatan kepada rakyatnya. Namun, tampaknya sistem peringatan dini itu masih kalah cepat dengan peringatan yang disampaikan oleh kelompok ikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=floradanfauna.wordpress.com&amp;blog=13230356&amp;post=438&amp;subd=floradanfauna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bencana tsunami besar melanda pantai timur Jepang pada 11 Maret 2011 silam. Bencana itu terjadi setelah sebuah gempa dahsyat dengan kekuatan 8,9 Skala Richter. Sistem keamanan darurat Jepang, saat terjadi tsunami, tampak bekerja dengan bagus memberi peringatan kepada rakyatnya. Namun, tampaknya sistem peringatan dini itu masih kalah cepat dengan peringatan yang disampaikan oleh kelompok ikan oar (oarfish).</p>
<p><span id="more-438"></span>
<p align="center"><img alt="oarfish3-1" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/05/oarfish3-1.jpg?w=500&#038;h=230" width="500" height="230" /></p>
<p><a href="http://floradanfauna.wordpress.com/2010/05/08/oarfish-si-ikan-naga-terpanjang/">Oarfish</a> termasuk ke dalam family Regalecidae yang memiliki empat spesies. Salah satu spesies, Regalecus Glesne, pernah masuk ke dalam Guinnes Book of World Record karena pernah ditemukan seekor yang hidup dengan panjang tubuh hingga mencapai 11 meter (36 kaki).</p>
<p>Tanda-tanda bencana gempa, sepertinya telah dirasakan seminggu sebelum kejadian oleh sekelompok oarfish. Kawanan ikan itu ditemukan terdampar di pantai Jepang, seminggu sebelum tsunami menyapu kawasan pantai timur Jepang.</p>
<p>Kejadian itu, dituliskan oleh laman dailyonigiri.com. Laman itu menuliskan, seminggu sebelum terjadinya gempa besar dan tsunami itu, ditemukan banyak oarfish yang tersapu di daratan pantai Jepang dan sebagian tersangkut di jaring nelayan. Sebelumnya, laman The Telegraph juga pernah memuat artikel tentang oarfish yang muncul ke permukaan sebelum terjadi gempa besar di Cili dan Haiti pada 2010 silam.</p>
<p align="center"><img alt="oarfish2" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/05/oarfish2.jpg?w=425&#038;h=640" width="425" height="640" /></p>
<p>Yang menarik, Oarfish ini diduga bisa mendeteksi terjadinya gempa besar. Mengapa demikian?</p>
<p>Oarfish biasanya tinggal di laut dengan kedalaman 1 km (lebih dari 3.000 kaki). Jenis ikan ini sangat jarang ditemukan hidup di laut dengan kedalaman kurang dari 200 meter dari permukaan laut. Ikan ini bisa tumbuh dengan panjang lebih kurang 17 meter (56 kaki).</p>
<p>Menurut kebiasaan kuno Jepang, ikan ini berenang ke permukaan dan pantai sebagai pertanda datangnya gempa bumi. Selain itu, juga terdapat teori ilmiah yang mengatakan binatang lebih sensitif bergerak ke permukaan dari pada manusia.</p>
<p>Beberapa ilmuan percaya ikan yang hidup di laut dalam sangat sensitif terhadap gerakan bumi dan biasanya selalu mendahului terjadinya gempa bumi. Meski demikian, kebanyakan ahli gempa tidak melihat hubungan ilmiah antara fenomena oarfish dengan gempa bumi.</p>
<p>Tapi, apakah mungkin ikan-ikan itu mengetahui apa yang terjadi di bawah permukaan? Pada zaman kuno, ketika belum memiliki peralatan yang canggih, orang-orang Jepang mempercayai beberapa ikan, terutama lele, sebagai pertanda akan terjadinya bencana gempa.</p>
<p><strong>Sumber:</strong> <a href="http://teknologi.vivanews.com/news/read/220619-ikan-pendeteksi-gempa" rel="nofollow">Vivanews.com</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/category/ikan-air-laut/'>Ikan Air Laut</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/category/info-flora-fauna/'>Info Flora Fauna</a> Tagged: <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/gempa/'>gempa</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/ikan/'>ikan</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/monster/'>monster</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/naga/'>naga</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/oarfish/'>oarfish</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/pendeteksi-gempa/'>pendeteksi gempa</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/floradanfauna.wordpress.com/438/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/floradanfauna.wordpress.com/438/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/floradanfauna.wordpress.com/438/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/floradanfauna.wordpress.com/438/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/floradanfauna.wordpress.com/438/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/floradanfauna.wordpress.com/438/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/floradanfauna.wordpress.com/438/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/floradanfauna.wordpress.com/438/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/floradanfauna.wordpress.com/438/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/floradanfauna.wordpress.com/438/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/floradanfauna.wordpress.com/438/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/floradanfauna.wordpress.com/438/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/floradanfauna.wordpress.com/438/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/floradanfauna.wordpress.com/438/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=floradanfauna.wordpress.com&amp;blog=13230356&amp;post=438&amp;subd=floradanfauna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://floradanfauna.wordpress.com/2011/05/21/benarkan-ikan-oarfish-mampu-mendeteksi-gempa-besar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0d39ba02e2544ac613814448dcf801a9?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shaquille</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/05/oarfish3-1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">oarfish3-1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/05/oarfish2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">oarfish2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kucing dan Harimau Ternyata Tidak Suka Rasa Manis</title>
		<link>http://floradanfauna.wordpress.com/2011/05/20/kucing-dan-harimau-ternyata-tidak-suka-rasa-manis/</link>
		<comments>http://floradanfauna.wordpress.com/2011/05/20/kucing-dan-harimau-ternyata-tidak-suka-rasa-manis/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 May 2011 05:40:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rismaka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Flora Fauna]]></category>
		<category><![CDATA[felis silvestris catus]]></category>
		<category><![CDATA[harimau]]></category>
		<category><![CDATA[karnivora]]></category>
		<category><![CDATA[kucing]]></category>
		<category><![CDATA[macan]]></category>
		<category><![CDATA[mamalia]]></category>
		<category><![CDATA[manis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://floradanfauna.wordpress.com/2011/05/20/kucing-dan-harimau-ternyata-tidak-suka-rasa-manis/</guid>
		<description><![CDATA[Kucing, Felis silvestris catus, adalah sejenis karnivora. Kata &#8220;kucing&#8221; biasanya merujuk kepada &#8220;kucing&#8221; yang telah dijinakkan, tetapi bisa juga merujuk kepada &#8220;kucing besar&#8221; seperti singa, harimau, dan macan. Kucing telah berbaur dengan kehidupan manusia paling tidak sejak 6.000 tahun SM, dari kerangka kucing di Pulau Siprus. Orang Mesir Kuno dari 3.500 SM telah menggunakan kucing [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=floradanfauna.wordpress.com&amp;blog=13230356&amp;post=435&amp;subd=floradanfauna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kucing, Felis silvestris catus, adalah sejenis karnivora. Kata &#8220;kucing&#8221; biasanya merujuk kepada &#8220;kucing&#8221; yang telah dijinakkan, tetapi bisa juga merujuk kepada &#8220;kucing besar&#8221; seperti singa, harimau, dan macan. Kucing telah berbaur dengan kehidupan manusia paling tidak sejak 6.000 tahun SM, dari kerangka kucing di Pulau Siprus. Orang Mesir Kuno dari 3.500 SM telah menggunakan kucing untuk menjauhkan tikus atau hewan pengerat lain dari lumbung yang manyimpan hasil panen.</p>
<p><span id="more-435"></span>
<p align="center"> <img alt="Black Cat" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/05/black_cat.jpg?w=500&#038;h=313" width="500" height="313" /></p>
<p>Saat ini, kucing adalah salah satu hewan peliharaan terpopuler di dunia. Kucing yang garis keturunannya tercatat secara resmi sebagai kucing trah atau galur murni (pure breed), seperti persia, siam, manx, sphinx. Kucing seperti ini biasanya dibiakkan di tempat pemeliharaan hewan resmi. Jumlah kucing ras hanyalah 1% dari seluruh kucing di dunia, sisanya adalah kucing dengan keturunan campuran seperti kucing liar atau kucing kampung.</p>
<p>Kucing dan keluarganya (singa, harimau, macan) memiliki kelainan dibandingkan mamalia lainnya: mereka tidak punya ketertarikan atas rasa manis. Diperkirakan, mereka memang tidak mampu mengenali rasa manis; padahal pengenalan (dan ketertarikan) akan rasa manis digunakan mamalia untuk mendeteksi kalori suatu makanan .</p>
<p>Kucing mungkin suka makan es krim. Namun bukan rasa manis yang menariknya karena mereka secara genetis tidak bisa mengecap aroma manis. Demikian diungkapkan para peneliti.</p>
<p>Menurut para ilmuwan AS dan Inggris, kucing rumah dan kucing liar – termasuk kucing besar seperti harimau dan cheetah – memiliki gen penerima rasa manis yang berbeda dibanding mamalia lain.</p>
<p>Memang kadang-kadang kucing suka akan makanan yang manis menurut kita. Namun mereka akan menolak makanan yang hanya berasa manis tapi tidak mengandung bahan lain seperti mentega atau agar-agar.</p>
<p>&#8220;Salah satu penjelasan mengenai hal ini adalah bahwa hewan-hewan itu tidak bisa mendeteksi senyawa perasa manis seperti gula atau pemanis lain, karena penerima rasa manis mereka tidak berfungsi,&#8221; ujar Xia Li, seorang ahli genetis molekuler di Universitas Cornell, New York, yang memimpin penelitian.</p>
<p>Menurut Li, mamalia mengecap rasa manis menggunakan receptor atau penerima, yakni semacam pintu molekuler yang dikenal sebagai T1R di pucuk-pucuk sel perasa mereka. T1R memiliki dua subunit yaitu T1R2 dan T1R3. Masing-masing diatur oleh gen terpisah.</p>
<p>Dalam tulisan di journal Public Library of Science Genetics edisi online, Li menjelaskan bahwa ia menemukan perubahan pada encoding gen T1R2 pada kucing rumah, harimau, dan cheetah yang membuat mereka tidak merasakan manis. &#8220;Di luar ketidakmampuan mengecap rasa manis itu, indera perasa kucing lainnya normal,&#8221; ujar Li.</p>
<p>&#8220;Tidak berfungsinya penerima rasa manis ini menjelaskan mengapa kucing tidak tertarik pada makanan yang hanya sekedar manis,&#8221; kata Joseph Brand, ilmuwan biofisika dari Cornell yang juga terlibat penelitian. &#8220;Dan ini mungkin berhubungan dengan evolusi yang membuat kucing menjadi hewan karnivora.&#8221;</p>
<p>&#8220;Yang tidak kami tahu adalah mana yang lebih dulu: Apakah hilangnya protein T1R2 membuat kucing menjadi karnivora atau karena mereka menjadi karnivora maka T1R2 hilang setelah tidak lagi diperlukan?&#8221;</p>
<p>Anehnya beberapa jenis hewan karnivora tetap menyukai makanan manis, termasuk beruang, anjing, raccoon, dan lainnya.</p>
<p>&#8220;Dalam hal kucing, itulah mungkin alasan mengapa hewan-hewan ini kadang sulit makan. Mereka tidak bisa menikmati hidangan penutup yang manis&#8221;.</p>
<p><strong>Sumber asli:</strong> Tidak tahu, cari sendiri di google.</p>
<br />Filed under: <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/category/info-flora-fauna/'>Info Flora Fauna</a> Tagged: <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/felis-silvestris-catus/'>felis silvestris catus</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/harimau/'>harimau</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/karnivora/'>karnivora</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/kucing/'>kucing</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/macan/'>macan</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/mamalia-2/'>mamalia</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/manis/'>manis</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/floradanfauna.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/floradanfauna.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/floradanfauna.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/floradanfauna.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/floradanfauna.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/floradanfauna.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/floradanfauna.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/floradanfauna.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/floradanfauna.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/floradanfauna.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/floradanfauna.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/floradanfauna.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/floradanfauna.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/floradanfauna.wordpress.com/435/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=floradanfauna.wordpress.com&amp;blog=13230356&amp;post=435&amp;subd=floradanfauna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://floradanfauna.wordpress.com/2011/05/20/kucing-dan-harimau-ternyata-tidak-suka-rasa-manis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0d39ba02e2544ac613814448dcf801a9?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shaquille</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/05/black_cat.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Black Cat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ketika Ibu Simpanse Bersedih Atas Kematian Anaknya</title>
		<link>http://floradanfauna.wordpress.com/2011/05/17/ketika-ibu-simpanse-bersedih-atas-kematian-anaknya/</link>
		<comments>http://floradanfauna.wordpress.com/2011/05/17/ketika-ibu-simpanse-bersedih-atas-kematian-anaknya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 May 2011 09:51:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rismaka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mamalia]]></category>
		<category><![CDATA[aneh]]></category>
		<category><![CDATA[bersedih]]></category>
		<category><![CDATA[induk]]></category>
		<category><![CDATA[kematian]]></category>
		<category><![CDATA[monyet]]></category>
		<category><![CDATA[simpanse]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://floradanfauna.wordpress.com/2011/05/17/ketika-ibu-simpanse-bersedih-atas-kematian-anaknya/</guid>
		<description><![CDATA[Ilmuwan terkejut ketika melihat adegan mengharukan dari seekor induk simpanse yang sedang berduka. Gambar-gambar mengejutkan yang menunjukkan bagaimana simpanse berduka sama seperti manusia ketika anak yang dicintainya itu menghembuskan nafas terakhir. Ilmuwan sudah tahu bahwa ibu simpanse membangun hubungan fisik yang dekat dengan anak-anak mereka. Ibu simpanse membawa anak mereka dalam pelukannya sampai dua tahun. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=floradanfauna.wordpress.com&amp;blog=13230356&amp;post=433&amp;subd=floradanfauna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ilmuwan terkejut ketika melihat adegan mengharukan dari seekor induk simpanse yang sedang berduka. Gambar-gambar mengejutkan yang menunjukkan bagaimana simpanse berduka sama seperti manusia ketika anak yang dicintainya itu menghembuskan nafas terakhir.</p>
<p><span id="more-433"></span>
<p>Ilmuwan sudah tahu bahwa ibu simpanse membangun hubungan fisik yang dekat dengan anak-anak mereka. Ibu simpanse membawa anak mereka dalam pelukannya sampai dua tahun. Mereka menyusui mereka anaknya sampai berusia enam tahun.</p>
<p>Tapi, sekarang ilmuwan tahu bahwa simpanse ternyata juga bersedih ketika anaknya mati. Ilmuwan berhasil memfilmkan bagaimana kesedihan seorang ibu simpanse yang ditinggal mati oleh anaknya yang baru berusia 16 bulan. Simpanse itu meratapi kepergian anaknya dengan caranya sendiri.</p>
<p>Ibu simpanse itu terus membawa jasad anaknya untuk lebih dari 24 jam. Setelah itu, ibu simpanse lembut meletakkan jasad anaknya di tanah. Kemudian dari jarak dekat, dia memandangi wajah anaknya.</p>
<p align="center"><img alt="simpanse-bersedih-1" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/05/simpanse-bersedih-1.jpg?w=350&#038;h=434" width="350" height="434" /></p>
<p align="center"><img alt="simpanse-bersedih-2" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/05/simpanse-bersedih-2.jpg?w=350&#038;h=434" width="350" height="434" /></p>
<p align="center">Ibu simpanse menggendong jasad anaknya satu hari lebih</p>
<p>Secara berkala ia kembali ke tubuh anaknya. Si ibu simpanse itu menyentuh lembut wajah dan leher anaknya dengan jari-jarinya untuk memastikan apakah anaknya memang benar-benar telah tiada.</p>
<p>Dia kemudian memanggil satu simpanse dari kelompoknya untuk meminta pendapat kedua soal kematian anaknya. &#8220;Pada hari berikutnya, simpanse telah meninggalkan tubuh anaknya,&#8221; tulis laporan Institut Psikolinguistik Max Planck.</p>
<p>Dr Katherine Cronin dan Edwin Van Leeuwen bersama Prof Mark Bodamer dari Universitas Gonzaga (Washington) dan Innocent Chitalu Mulenga mengambil gambar ibu simpanse itu di Chimfunshi, Zambia. Cronin mengatakan penelitian ini memberikan wawasan unik mengenai bagaimana simpanse meratapi kesedihannya.</p>
<p>&#8220;Setelah menggendong mayat bayinya selama lebih dari satu hari, ibu simpanse meletakkan tubuh anaknya di lapangan,&#8221; kata Cronin. &#8220;Dia berulang kali mendekati tubuh anaknya. Jari-jarinya menempel pada wajah dan leher bayi selama beberapa detik.&#8221;</p>
<p>Ibu simpanse tetap dekat tubuh anaknya selama hampir satu jam. Dia kemudian membawa jasad anaknya ke kelompok simpanse. Ibu simpanse meminta kelompoknya untuk menyelidiki tubuh anaknya. &#8220;Pada hari berikutnya, ibu itu tidak lagi membawa tubuh bayi,&#8221; terang Cronin.</p>
<p align="center"><img alt="simpanse-bersedih-3" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/05/simpanse-bersedih-3.jpg?w=550&#038;h=409" width="550" height="409" /></p>
<p align="center"><img alt="simpanse-bersedih-4" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/05/simpanse-bersedih-4.jpg?w=550&#038;h=348" width="550" height="348" /></p>
<p>Laporan yang dipublikasikan dalam American Journal of Primatologi ini memberikan gambaran bagaimana primata bereaksi terhadap kematian orang dekat. Apakah mereka mengerti tentang kematian. Apakah mereka berkabung.</p>
<p>Peneliti percaya bahwa simpanse mengalami masa transisi yang unik. Sebagai ibu, simpanse belajar tentang kematian bayinya. Suatu proses yang belum pernah dilaporkan secara rinci.</p>
<p>&#8220;Video ini sangat berharga karena si ibu simpanse memaksa seseorang untuk berhenti dan berpikir tentang apa yang mungkin terjadi dalam benak primata lainnya,&#8221; kata Cronin. &#8220;Apakah penampil akhirnya memutuskan bahwa simpanse adalah berkabung. Atau, dia hanya ingin memastikan tentang kematian anaknya.&#8221;</p>
<p><strong>Sumber:</strong> <a href="http://kaskus.us/" rel="nofollow">Kaskus.us</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/category/mamalia/'>Mamalia</a> Tagged: <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/aneh/'>aneh</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/bersedih/'>bersedih</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/induk/'>induk</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/kematian/'>kematian</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/monyet/'>monyet</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/simpanse/'>simpanse</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/unik/'>unik</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/floradanfauna.wordpress.com/433/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/floradanfauna.wordpress.com/433/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/floradanfauna.wordpress.com/433/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/floradanfauna.wordpress.com/433/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/floradanfauna.wordpress.com/433/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/floradanfauna.wordpress.com/433/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/floradanfauna.wordpress.com/433/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/floradanfauna.wordpress.com/433/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/floradanfauna.wordpress.com/433/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/floradanfauna.wordpress.com/433/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/floradanfauna.wordpress.com/433/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/floradanfauna.wordpress.com/433/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/floradanfauna.wordpress.com/433/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/floradanfauna.wordpress.com/433/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=floradanfauna.wordpress.com&amp;blog=13230356&amp;post=433&amp;subd=floradanfauna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://floradanfauna.wordpress.com/2011/05/17/ketika-ibu-simpanse-bersedih-atas-kematian-anaknya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0d39ba02e2544ac613814448dcf801a9?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shaquille</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/05/simpanse-bersedih-1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">simpanse-bersedih-1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/05/simpanse-bersedih-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">simpanse-bersedih-2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/05/simpanse-bersedih-3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">simpanse-bersedih-3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/05/simpanse-bersedih-4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">simpanse-bersedih-4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hewan-Hewan Yang Mampu Terbang Seperti Burung</title>
		<link>http://floradanfauna.wordpress.com/2011/04/21/hewan-hewan-yang-mampu-terbang-seperti-burung/</link>
		<comments>http://floradanfauna.wordpress.com/2011/04/21/hewan-hewan-yang-mampu-terbang-seperti-burung/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Apr 2011 00:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rismaka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Flora Fauna]]></category>
		<category><![CDATA[aneh]]></category>
		<category><![CDATA[burung]]></category>
		<category><![CDATA[cumi-cumi]]></category>
		<category><![CDATA[ikan terbang]]></category>
		<category><![CDATA[melayang]]></category>
		<category><![CDATA[reptil]]></category>
		<category><![CDATA[terbang]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://floradanfauna.wordpress.com/2011/04/21/hewan-hewan-yang-mampu-terbang-seperti-burung/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hewan dari jenis mamalia, reptil, bahkan ikan mampu untuk melayang di udara. Terbang di sini maksudnya adalah melayang dalam waktu yang cukup lama (tidak sekedar melompat) di udara. Berikut adalah daftar 9 hewan yang mampu terbang (melayang) seperti burung di udara. FLYING FISH Ditemukan di semua samudra, ikan terbang menggunakan sirip dada besar mereka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=floradanfauna.wordpress.com&amp;blog=13230356&amp;post=428&amp;subd=floradanfauna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hewan dari jenis mamalia, reptil, bahkan ikan mampu untuk melayang di udara. Terbang di sini maksudnya adalah melayang dalam waktu yang cukup lama (tidak sekedar melompat) di udara. Berikut adalah  daftar 9 hewan yang mampu terbang (melayang) seperti burung di udara.</p>
<p><span id="more-428"></span>
<ol>
<li>
<h3>FLYING FISH</h3>
<p align="center"><img alt="Flying Fish" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/flyingfish.jpg?w=450&#038;h=390" width="450" height="390" /></p>
<p>Ditemukan di semua samudra, ikan terbang menggunakan sirip dada besar mereka untuk meluncur 50 meter di atas air ketika terancam oleh predator. Untuk mencapai udara, ikan terbang akan mengepakkan ekor mereka 70 kali per detik. Ekor ini juga digunakan untuk menekan air untuk memungkinkan ikan ini meluncur beberapa saat di udara sebelum turun ke laut. Ikan terbang dapat lebih lama melayang di udara dengan meluncur mengikuti arus udara dan laut yang kuat.</p>
</li>
<li>
<h3>FLYING SQUID</h3>
<p align="center"><img alt="FLYING SQUID" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/flyingsquid.jpg?w=450&#038;h=229" width="450" height="229" /></p>
<p>Ketika melarikan diri dari predator, cumi melompat terbang dari laut dan bisa tetap melayang di udara hingga beberapa meter. Untuk mencapai udara, cumi akan meniup keluar air untuk membawanya keluar dari laut. Karena itu, cumi ini dianggap hewan jet yang memiliki kemampuan mendorong seperti jet. Sirip kecilnya dapat membantu untuk memberikan keseimbangan selama meluncur.</p>
</li>
<li>
<h3>GLIDING LIZARD</h3>
<p align="center"><img alt="GLIDING LIZARD" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/glidinglizard.jpg?w=450&#038;h=318" width="450" height="318" /></p>
<p>Kadal ini seperti makhluk naga yang legendaris, hanya saja ia tidak menyemburkan api. Hewan ini mempunyai panjang hanya 9 cm, dengan ekor lebih panjang dari tubuhnya. Kadal ini menggunakan penutup kulit di bawah lengannya yang memungkinkan untuk melayang dari puncak pohon ke puncak pohon lainnya. Makanannya adalah serangga. Hidupnya selalu di atas pohon, hanya ketika sudah menemukan pasangan saja, kadal ini meluncur turun ke dasar hutan untuk meletakkan telur-telurnya.</p>
</li>
<li>
<h3>FLYING GECKO</h3>
<p align="center"><img alt="FLYING GECKO" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/flyinggecko.jpg?w=450&#038;h=316" width="450" height="316" /></p>
<p>Tokek terbang memiliki jarring-jaring dari membran yang meliputi tubuh mereka, yang memungkinkan mereka untuk melayang di udara dan melekat pada pohon sewaktu mendarat. Cicak terbang bergantung pada kamuflase untuk melindungi diri dari predator, seperti laba-laba besar.</p>
</li>
<li>
<h3>FLYING FROG</h3>
<p align="center"><img alt="FLYING FROG" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/flyingfrog.jpg?w=450&#038;h=461" width="450" height="461" /></p>
<p>Katak terbang mempunyai kaki berselaput dan penutup kulit yang memungkinkan untuk bergerak secara aerodinamis melalui pohon-pohon di hutan. Bahkan katak terbang menghabiskan seluruh keberadaan mereka di pohon-pohon, hanya turun untuk kawin dan bertelur. Katak terbang menyamarkan diri di daun lingkungan mereka, meminimalkan ancaman predator, dan memungkinkan mereka untuk berburu serangga.</p>
</li>
<li>
<h3>FLYING LEMURS</h3>
<p align="center"><img alt="FLYING LEMURS" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/flyinglemurs.jpg?w=450&#038;h=423" width="450" height="423" /></p>
<p>Flying lemur, atau dikenal sebagai Flying lemur dari Filipina, memiliki kaki berselaput besar dan ekor kaki panjang, yang dihubungkan oleh membran pada anggota tubuh depannya. Makhluk malam ini dulu pernah diburu untuk dikonsumsi sebagai salah satu menu makanan yang lezat, tetapi baru-baru ini telah diletakkan pada daftar spesies langka.</p>
</li>
<li>
<h3>SQUIRREL GLIDER</h3>
<p align="center"><img alt="SQUIRREL GLIDER" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/squirrelglider.jpg?w=450&#038;h=225" width="450" height="225" /></p>
<p>Dianggap punah sejak tahun 1939, hanya saja baru-baru ini baru dikonfirmasikan bahwa tupai peluncur masih hidup, tinggal di hutan kering Selatan, Australia Timur. Tupai peluncur adalah poligami marsupial yang memakan buah-buahan dan kacang-kacangan, dan bersembunyi dari rubah dan burung hantu.</p>
</li>
<li>
<h3>FLYING SNAKE</h3>
<p align="center"><img alt="FLYING SNAKE" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/flyingsnake.jpg?w=450&#038;h=299" width="450" height="299" /></p>
<p>Tanpa sayap, sirip, atau anggota badan, ular terbang ini mampu pindah dari satu pohon ke pohon lainnya dengan melompat dan melayang. Jadi ketika di pohon, ular terbang ini bergerak ke ujung cabang. Di sini ia mengangkat tubuhnya, mengisap dalam-dalam perut dan tulang rusuk yang menonjol keluar sehingga berbentuk cekung. Lalu ia menghentakkan ekornya, ular terbang meluncur bebas di udara untuk mencapai cabang berikutnya. Ular terbang beracun, tinggal di Asia Selatan, dan sering menikmati mangsanya yang benar-benar bisa terbang seperti burung dan kelelawar.</p>
</li>
<li>
<h3>GLIDING ANT</h3>
<p align="center"><img alt="GLIDING ANT" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/glidingant.jpg?w=450&#038;h=311" width="450" height="311" /></p>
<p>Semut ini sangat bergantung dari kecepatan angin dan udara untuk dapat melayang. Namun mereka juga mampu menavigasi dengan baik dan dapat mengatur ke arah mana mereka akan melayang dan mendarat.</p>
</li>
</ol>
<p><strong>Sumber:</strong> <a href="http://haxims.blogspot.com/2011/04/hewan-hewan-yang-mampu-terbang-seperti.html" rel="nofollow">haxims.blogspot.com</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/category/info-flora-fauna/'>Info Flora Fauna</a> Tagged: <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/aneh/'>aneh</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/burung-2/'>burung</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/cumi-cumi/'>cumi-cumi</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/ikan-terbang/'>ikan terbang</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/melayang/'>melayang</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/reptil-2/'>reptil</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/terbang/'>terbang</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/unik/'>unik</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/floradanfauna.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/floradanfauna.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/floradanfauna.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/floradanfauna.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/floradanfauna.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/floradanfauna.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/floradanfauna.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/floradanfauna.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/floradanfauna.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/floradanfauna.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/floradanfauna.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/floradanfauna.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/floradanfauna.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/floradanfauna.wordpress.com/428/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=floradanfauna.wordpress.com&amp;blog=13230356&amp;post=428&amp;subd=floradanfauna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://floradanfauna.wordpress.com/2011/04/21/hewan-hewan-yang-mampu-terbang-seperti-burung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0d39ba02e2544ac613814448dcf801a9?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shaquille</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/flyingfish.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Flying Fish</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/flyingsquid.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">FLYING SQUID</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/glidinglizard.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">GLIDING LIZARD</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/flyinggecko.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">FLYING GECKO</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/flyingfrog.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">FLYING FROG</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/flyinglemurs.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">FLYING LEMURS</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/squirrelglider.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">SQUIRREL GLIDER</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/flyingsnake.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">FLYING SNAKE</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/glidingant.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">GLIDING ANT</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Persaudaraan Kucing dan Tupai yang Unik</title>
		<link>http://floradanfauna.wordpress.com/2011/04/20/persaudaraan-kucing-dan-tupai-yang-unik/</link>
		<comments>http://floradanfauna.wordpress.com/2011/04/20/persaudaraan-kucing-dan-tupai-yang-unik/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Apr 2011 04:31:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rismaka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mamalia]]></category>
		<category><![CDATA[aneh]]></category>
		<category><![CDATA[foto]]></category>
		<category><![CDATA[fotografi]]></category>
		<category><![CDATA[kucing]]></category>
		<category><![CDATA[lucu]]></category>
		<category><![CDATA[persaudaraan]]></category>
		<category><![CDATA[tupai]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://floradanfauna.wordpress.com/2011/04/20/persaudaraan-kucing-dan-tupai-yang-unik/</guid>
		<description><![CDATA[Persaudaraan ternyata tidak hanya berlaku bagi satu spesies saja. Kedua spesies ini (Kucing dan Tupai) ternyata juga bisa menjalin rasa persaudaraan yang sangat erat diantara keduanya, setidaknya untuk individu-individu di bawah ini. Lihatlah foto-foto lucu antara kedua binatang di bawah ini. Sumber: Haxims.blogspot.com Filed under: Mamalia Tagged: aneh, foto, fotografi, kucing, lucu, persaudaraan, tupai, unik<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=floradanfauna.wordpress.com&amp;blog=13230356&amp;post=418&amp;subd=floradanfauna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Persaudaraan ternyata tidak hanya berlaku bagi satu spesies saja. Kedua spesies ini (Kucing dan Tupai) ternyata juga bisa menjalin rasa persaudaraan yang sangat erat diantara keduanya, setidaknya untuk individu-individu di bawah ini. Lihatlah foto-foto lucu antara kedua binatang di bawah ini.</p>
<p><span id="more-418"></span>
<p align="center"><img alt="kucing-tupai-01" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/kucing-tupai-01.jpg?w=540&#038;h=360" width="540" height="360" /></p>
<p align="center"><img alt="kucing-tupai-02" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/kucing-tupai-02.jpg?w=540&#038;h=360" width="540" height="360" /></p>
<p align="center"><img alt="kucing-tupai-03" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/kucing-tupai-03.jpg?w=540&#038;h=360" width="540" height="360" /></p>
<p align="center"><img alt="kucing-tupai-04" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/kucing-tupai-04.jpg?w=540&#038;h=360" width="540" height="360" /></p>
<p align="center"><img alt="kucing-tupai-05" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/kucing-tupai-05.jpg?w=540&#038;h=359" width="540" height="359" /></p>
<p align="center"><img alt="kucing-tupai-06" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/kucing-tupai-06.jpg?w=540&#038;h=359" width="540" height="359" /></p>
<p align="center"><img alt="kucing-tupai-07" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/kucing-tupai-07.jpg?w=540&#038;h=359" width="540" height="359" /></p>
<p align="center"><img alt="kucing-tupai-08" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/kucing-tupai-08.jpg?w=540&#038;h=359" width="540" height="359" /></p>
<p align="center"><img alt="kucing-tupai-09" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/kucing-tupai-09.jpg?w=540&#038;h=359" width="540" height="359" /></p>
<p><strong>Sumber:</strong> <a href="http://haxims.blogspot.com/2011/04/keluarga-kucing-dan-seekor-tupai-yang.html" rel="nofollow">Haxims.blogspot.com</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/category/mamalia/'>Mamalia</a> Tagged: <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/aneh/'>aneh</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/foto/'>foto</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/fotografi/'>fotografi</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/kucing/'>kucing</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/lucu/'>lucu</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/persaudaraan/'>persaudaraan</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/tupai/'>tupai</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/unik/'>unik</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/floradanfauna.wordpress.com/418/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/floradanfauna.wordpress.com/418/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/floradanfauna.wordpress.com/418/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/floradanfauna.wordpress.com/418/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/floradanfauna.wordpress.com/418/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/floradanfauna.wordpress.com/418/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/floradanfauna.wordpress.com/418/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/floradanfauna.wordpress.com/418/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/floradanfauna.wordpress.com/418/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/floradanfauna.wordpress.com/418/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/floradanfauna.wordpress.com/418/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/floradanfauna.wordpress.com/418/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/floradanfauna.wordpress.com/418/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/floradanfauna.wordpress.com/418/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=floradanfauna.wordpress.com&amp;blog=13230356&amp;post=418&amp;subd=floradanfauna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://floradanfauna.wordpress.com/2011/04/20/persaudaraan-kucing-dan-tupai-yang-unik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0d39ba02e2544ac613814448dcf801a9?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shaquille</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/kucing-tupai-01.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kucing-tupai-01</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/kucing-tupai-02.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kucing-tupai-02</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/kucing-tupai-03.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kucing-tupai-03</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/kucing-tupai-04.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kucing-tupai-04</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/kucing-tupai-05.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kucing-tupai-05</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/kucing-tupai-06.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kucing-tupai-06</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/kucing-tupai-07.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kucing-tupai-07</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/kucing-tupai-08.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kucing-tupai-08</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/04/kucing-tupai-09.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kucing-tupai-09</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rahasia Mengapa Kucing Tidak Bisa Jatuh Terbalik</title>
		<link>http://floradanfauna.wordpress.com/2011/03/03/rahasia-mengapa-kucing-tidak-bisa-jatuh-terbalik/</link>
		<comments>http://floradanfauna.wordpress.com/2011/03/03/rahasia-mengapa-kucing-tidak-bisa-jatuh-terbalik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Mar 2011 00:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rismaka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Flora Fauna]]></category>
		<category><![CDATA[aneh]]></category>
		<category><![CDATA[jatuh]]></category>
		<category><![CDATA[kucing]]></category>
		<category><![CDATA[rahasia]]></category>
		<category><![CDATA[terbalik]]></category>
		<category><![CDATA[terminal velocity]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://floradanfauna.wordpress.com/2011/03/03/rahasia-mengapa-kucing-tidak-bisa-jatuh-terbalik/</guid>
		<description><![CDATA[Anda mungkin pernah liat kucing yang jatuh dari tempat tinggi bisa mendarat dengan mulus dan tidak mengalami cedera. Mengapa bisa? Hal ini terjadi karena kucing (dan beberapa hewan lain) punya sistem keseimbangan dan koordinasi yang luar biasa. Sistem inilah yang membuat kucing, ketika jatuh, akan menyadari dalam posisi apa dia jatuh. kalau dia jatuh dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=floradanfauna.wordpress.com&amp;blog=13230356&amp;post=408&amp;subd=floradanfauna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anda mungkin pernah liat kucing yang jatuh dari tempat tinggi bisa mendarat dengan mulus dan tidak mengalami cedera. Mengapa bisa? Hal ini terjadi karena kucing (dan beberapa hewan lain) punya sistem keseimbangan dan koordinasi yang luar biasa. Sistem inilah yang membuat kucing, ketika jatuh, akan menyadari dalam posisi apa dia jatuh. kalau dia jatuh dalam posisi terbalik, dia akan segera memutar tubuh sehingga kakinya berada di sebelah bawah, dan bersiap untuk mendarat.</p>
<p><span id="more-408"></span>
<p>Mendaratnya juga tidak asal meregangkan kaki. Kalau manusia jatuh dari tempat tinggi dengan kaki ke bawah, biasanya tulang kakinya pasti patah, namun kalau kucing, mereka setelah memutar kaki ke bawah, segera meregangkan kakinya sehingga angin menahan jatuh tubuhnya. Dan saat bersentuhan dengan tanah, kakinya langsung ditekuk supaya mengecilkan efek jatuhnya.</p>
<p align="center"><img alt="kucing jatuh" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/02/kucingjatuh.jpg?w=350&#038;h=1080" width="350" height="1080" /></p>
<p>Rekor tertinggi pernah tercatat bahwa kucing pernah jatuh dari ketinggian lantai 46 tingkat (walaupun sambil jatuh dia sempat mantul-mantul ke kanopi) dan tetap bisa bangun dan berjalan dengan agak terpincang. Luar biasa, bukan? kalau manusia mungkin sudah mati. Tapi penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi kucing jatuh, makin banyak tulangnya yang patah. Tapi hanya sampai batas lantai 5 tingkat. Lebih dari itu, jumlah tulang kucing yang patah menurun drastis, apalagi kalau semakin tinggi.</p>
<p>Rahasianya adalah, kucing (dan beberapa hewan lainnya) memiliki <em>terminal velocity</em>, yaitu kecepatan jatuh maksimum -sebesar 60 mil perjam-. Saat kucing jatuh, kecepatan jatuh si kucing makin bertambah. Ternyata, saat kecepatan jatuh kucing mencapai <em>terminal velocity</em>, di saat itulah kucing merasa paling rileks dan nyaman. Maka dia mulai meregangkan kakinya seperti bajing loncat untuk mengurangi efek jatuhnya. Nah itulah sebabnya semakin tinggi kucing jatuh, semakin memberikan kesempatan untuk merasa rileks. Itu juga sebabnya bila kucing dijatuhkan dari tempat yang rendah, dia ga sempat ngerasa rileks, sehingga jatuhnya lebih terasa.</p>
<br />Filed under: <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/category/info-flora-fauna/'>Info Flora Fauna</a> Tagged: <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/aneh/'>aneh</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/jatuh/'>jatuh</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/kucing/'>kucing</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/rahasia/'>rahasia</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/terbalik/'>terbalik</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/terminal-velocity/'>terminal velocity</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/unik/'>unik</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/floradanfauna.wordpress.com/408/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/floradanfauna.wordpress.com/408/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/floradanfauna.wordpress.com/408/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/floradanfauna.wordpress.com/408/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/floradanfauna.wordpress.com/408/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/floradanfauna.wordpress.com/408/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/floradanfauna.wordpress.com/408/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/floradanfauna.wordpress.com/408/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/floradanfauna.wordpress.com/408/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/floradanfauna.wordpress.com/408/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/floradanfauna.wordpress.com/408/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/floradanfauna.wordpress.com/408/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/floradanfauna.wordpress.com/408/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/floradanfauna.wordpress.com/408/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=floradanfauna.wordpress.com&amp;blog=13230356&amp;post=408&amp;subd=floradanfauna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://floradanfauna.wordpress.com/2011/03/03/rahasia-mengapa-kucing-tidak-bisa-jatuh-terbalik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0d39ba02e2544ac613814448dcf801a9?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shaquille</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/02/kucingjatuh.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kucing jatuh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rainbow Eucalyptus, Pohon Pelangi yang Indah</title>
		<link>http://floradanfauna.wordpress.com/2011/03/01/rainbow-eucalyptus-pohon-pelangi-yang-indah/</link>
		<comments>http://floradanfauna.wordpress.com/2011/03/01/rainbow-eucalyptus-pohon-pelangi-yang-indah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Mar 2011 00:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rismaka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Eksotis]]></category>
		<category><![CDATA[aneh]]></category>
		<category><![CDATA[eucalyptus]]></category>
		<category><![CDATA[kayu putih]]></category>
		<category><![CDATA[pelangi]]></category>
		<category><![CDATA[pohon]]></category>
		<category><![CDATA[rainbow]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://floradanfauna.wordpress.com/2011/03/01/rainbow-eucalyptus-pohon-pelangi-yang-indah/</guid>
		<description><![CDATA[The Rainbow Eucalyptus adalah satu-satunya spesies kayu putih yang tumbuh di belahan bumi utara. Hal ini dapat tumbuh tinggi mengesankan, sampai 70 meter, dan biasanya tumbuh untuk diambil kayunya, digunakan untuk membuat kertas putih. Ada banyak fakta menarik lainnya tentang Rainbow Eucalyptus, tapi pertanyaan yang jelas muncul: mengapa tidak terlihat seperti dicat? Rahasia di balik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=floradanfauna.wordpress.com&amp;blog=13230356&amp;post=406&amp;subd=floradanfauna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>The Rainbow Eucalyptus</strong> adalah satu-satunya spesies kayu putih yang tumbuh di belahan bumi utara. Hal ini dapat tumbuh tinggi mengesankan, sampai 70 meter, dan biasanya tumbuh untuk diambil kayunya, digunakan untuk membuat kertas putih. Ada banyak fakta menarik lainnya tentang Rainbow Eucalyptus, tapi pertanyaan yang jelas muncul: mengapa tidak terlihat seperti dicat?</p>
<p><span id="more-406"></span>
<p align="center"><img alt="Rainbow Eucalyptus1" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/02/rainboweucalyptus1.jpg?w=500&#038;h=375" width="500" height="375" /></p>
<p>Rahasia di balik Rainbow Eucalyptus sebenarnya cukup sederhana. Pohon-pohon berkulit itu tumbuh setiap tahun, tapi tidak pada saat yang sama. Karena penutupnya hilang, kulit hijau didalamnya terekspos, dan, meluas, setiap kulit baru pertama berubah kebiruan, kemudian oranye, ungu dan merah. Hal ini menciptakan efek pelangi yang membuat pohon-pohon ini begitu indah untuk dilihat.</p>
<p align="center"><img alt="Rainbow Eucalyptus2" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/02/rainboweucalyptus2.jpg?w=500&#038;h=334" width="500" height="334" /></p>
<p align="center"><img alt="Rainbow Eucalyptus3" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/02/rainboweucalyptus3.jpg?w=427&#038;h=640" width="427" height="640" /></p>
<p align="center"><img alt="Rainbow Eucalyptus4" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/02/rainboweucalyptus4.jpg?w=427&#038;h=640" width="427" height="640" /></p>
<p align="center"><img alt="Rainbow Eucalyptus5" src="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/02/rainboweucalyptus5.jpg?w=426&#038;h=640" width="426" height="640" /></p>
<p>Rainbow Eucalyptus dapat ditemukan di New Guinea, New Britain dan Filipina.</p>
<br />Filed under: <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/category/tanaman-eksotis/'>Tanaman Eksotis</a> Tagged: <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/aneh/'>aneh</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/eucalyptus/'>eucalyptus</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/kayu-putih/'>kayu putih</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/pelangi/'>pelangi</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/pohon/'>pohon</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/rainbow/'>rainbow</a>, <a href='http://floradanfauna.wordpress.com/tag/unik/'>unik</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/floradanfauna.wordpress.com/406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/floradanfauna.wordpress.com/406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/floradanfauna.wordpress.com/406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/floradanfauna.wordpress.com/406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/floradanfauna.wordpress.com/406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/floradanfauna.wordpress.com/406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/floradanfauna.wordpress.com/406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/floradanfauna.wordpress.com/406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/floradanfauna.wordpress.com/406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/floradanfauna.wordpress.com/406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/floradanfauna.wordpress.com/406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/floradanfauna.wordpress.com/406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/floradanfauna.wordpress.com/406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/floradanfauna.wordpress.com/406/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=floradanfauna.wordpress.com&amp;blog=13230356&amp;post=406&amp;subd=floradanfauna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://floradanfauna.wordpress.com/2011/03/01/rainbow-eucalyptus-pohon-pelangi-yang-indah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0d39ba02e2544ac613814448dcf801a9?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shaquille</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/02/rainboweucalyptus1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Rainbow Eucalyptus1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/02/rainboweucalyptus2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Rainbow Eucalyptus2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/02/rainboweucalyptus3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Rainbow Eucalyptus3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/02/rainboweucalyptus4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Rainbow Eucalyptus4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://floradanfauna.files.wordpress.com/2011/02/rainboweucalyptus5.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Rainbow Eucalyptus5</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
